Bandar Lampung- Sejumlah siswa-siswi MTs Muhammadiyah mengikuti kegiatan sosialisasi kebersihan yang diadakan oleh Gajahlah Kebersihan berkolaborasi bersama Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Bandar Lampung. Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi Muhisa juga ikut berpartisipasi dalam challenge kampanye #WiseWithWater, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang kebersihan lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sehingga meminimalisir penumpukan sampah yang bisa mencemari badan air. kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Masjid Baiturrahim, Komplek Perguruan Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung pada Rabu (13/9) yang juga merupakan hari #RabuTanpaPlastik di MTs Muhammadiyah Sukarame.
Salah satu tujuan utama sosialisai dan kampanye #WisewithWater adalah menyadarkan pentingnya penggunaan tumbler atau botol minum berulang, yang merupakan langkah kecil namun signifikan dalam mengurangi sampah plastik. Dalam acara ini, siswa Muhisa didorong untuk membawa tumbler pribadi mereka, yang akan digunakan untuk minum air selama acara dan juga sebagai properti untuk mengikuti challenge #WiseWithWater.
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkrit yang diambil oleh siswa Muhisa untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan. Dengan berpartisipasi dalam kampanye #WisewithWater dan #RabuTanpaPlastik, serta turut mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mereka berkontribusi positif dalam menjaga keindahan dan kebersihan sekolah mereka.
Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi diajak untuk mengikuti challenge melalui aplikasi Campaign. “Ada 3 aksi yang bisa diikuti dalam challenge tersebut. setiap challenge itu dikonversi menjadi donasi untuk memudahkan akses air bersih melalui penyediaan fasilitas sumber air secara komunal untuk wilayah pesisir.” Jelas Restina Damayanti, anggota komunitas Gajahlah Kebersihan.
Gajahlah kebersihan sendiri merupakan sebuah gerakan sekelompok pemuda yang aktif pada kegiatan menjaga kelestarian lingkungan. komunitas ini sudah berdiri sejak tahun 2017 dan aktif dalam menangani isu-isu sampah terutama sampah plastik dan isu sampah laut.
Partisipasi siswa Muhsia dalam acara ini adalah contoh nyata bahwa setiap tindakan kecil dapat memiliki dampak besar dalam menjaga kebersihan lingkungan kita. Semoga inisiatif semacam ini dapat terus tumbuh dan menginspirasi orang lain untuk melakukan perubahan positif dalam upaya pelestarian lingkungan. ( IT MUHISA/NRL).

