Bullying merupakan kasus yang saat ini Sedang marak terjadi dan hangat diperbincangkan oleh seluruh lapisan masyarakat terutama dalam dunia pendidikan. Bullying merupakan perilaku yang mungkin dianggap biasa bagi sebagian orang akan tetapi bahaya dan dampak dari bullying sangat berdampak negatif untuk korban.

Untuk mengantisipasi hal tersebut MTs Muhammadiyah melakukan sosialisasi bahaya bullying yang berkolaborasi dengan mahasiswi PPL (Praktek Pengamalan Lapangan) UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum’at (29/9) bertempat di Masjid Baiturrahim Komplek Perguruan Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung.

Kegiatan sosialisasi Bullying ini merupakan realisasi dari program kerja PPL UIN Raden Intan Lampung. “Kemarin kami ajukan dua tema, ada Adab dan Bullying, kami ajukan ke waka kurikulumnya dan di acc tema Bullying.” kata Niken Ayu Dwi Lestari, selaku korkel (koordinator kelompok) PPL UIN Raden Intan Lampung. “Sebenernya banyak permintaan orangtua untuk sering diadakan sosialisasi bahaya bullying. Makanya kemarin diajukan tema bullying kami langsung acc.” kata ibu Defi Afrika, S.Pd, selaku wakil kepala bagian kurikulum MTs Muhammadiyah Sukarame.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan karena bahaya bullying sangatlah penting untuk edukasi bagi siswa-siswi MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung dan bernilai tinggi sebagai salah satu preventif pencegahan akan terjadinya perilaku Bully di MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung dengan melihat berita di televisi media sosial Twitter Instagram Facebook YouTube banyak sekali perilaku prilaku bullying yang dilakukan pelajar di seluruh Indonesia oleh sebab itu MTs Muhammadiyah melaksanakan sosialisasi bullying bertujuan untuk mencegah terjadinya bullying di sekolah dan memberikan pengetahuan tentang bahaya yang ditimbulkan oleh perilaku bully

Perilaku bullying itu dibagi menjadi 4 yaitu bully verbal, bully fisik, bully sosial dan cyberbully. Harapannya dengan adanya kegiatan sosialisasi Bahaya Bullying di MTs Muhammadiyah Sukarame dapat meningkatkan kesadaran para siswa-siswi mengenai bahaya bully dan dampaknya bagi kehidupan masa depan. (IT Muhisa)