Bandar Lampung – MTsN 2 Bandar Lampung menjadi saksi perjumpaan guru-guru bahasa Inggris berpengalaman dari sepuluh madrasah se-KKM MTsN 2 Bandar Lampung. Tidak terkecuali dua guru dari MTs Muhammadiyah Sukarame. Acara yang berlangsung dalam rangka Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris ini merupakan momen berharga bagi pendidikan di kawasan Lampung. MGMP tersebut dilaksanakan pada Rabu (8/11) lalu di gedung aula MTsN 2 Bandar Lampung. MGMP Bahsa Inggris kali ini mengusung tema ” Teaching Learning Technique About Narrative and Recount Text By Implementing Differentiation of Learning and Assesment.”
Acara MGMP Bahasa Inggris adalah kesempatan yang langka bagi guru-guru untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta strategi terbaik dalam mengajar bahasa Inggris. Hal ini menjadi sangat penting karena bahasa Inggris bukan hanya bahasa internasional, tetapi juga bahasa pengantar dalam kurikulum pendidikan di Indonesia.
Dua guru bahasa Inggris dari MTs Muhammadiyah yang menghadiri acara ini, yaitu Miss Sari Irawati, S.Pd dan Miss Diah Ayu Septiani, S.Pd yang telah lama berdedikasi untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris di lingkungan sekolah mereka. Kehadiran mereka dalam acara MGMP Bahasa Inggris di MTsN 2 Bandar Lampung adalah bukti komitmen mereka dalam menjaga kualitas pendidikan di sekolah.
Selain itu, acara ini juga melibatkan pembicara tamu yang merupakan pakar dalam bidang bahasa Inggris. Beliau adalah Lasma Dwina Rosmalianti Tulusita, M.Pd. Beliau memberikan wawasan yang berharga kepada para guru, memberikan motivasi dan panduan untuk meningkatkan kemampuan mengajar bahasa Inggris
Dalam acara tersebut, para peserta dibagi menjadi kelompok diskusi yang membahas berbagai topik terkait pengajaran bahasa Inggris. Diskusi ini mencakup metode pengajaran, materi pembelajaran, serta peningkatan keterampilan berbicara dan mendengar. Para guru juga berbagi sumber daya, termasuk bahan ajar, buku, dan perangkat pembelajaran yang efektif. Dalam hal presentasi diskusi, Miss Diah Ayu terpilih untuk menyampaikan hasil diskusi didepan rekan-rekan guru bahasa Inggris lainnya. Beliau menyampaikan hasil diskusi dengan tim kelompok diskusinya yang berjumlah 9 orang.
Dengan partisipasi aktif dua guru bahasa Inggris dari MTs Muhammadiyah tersebut, semoga hal ini akan berdampak positif pada kualitas pembelajaran bahasa Inggris di MTs Muhammadiyah dan mendorong perbaikan yang lebih besar dalam sistem pendidikan di Lampung khususnya di MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung. (IT Muhisa/ NRL)

