Bandar Lampung – Di tengah semangat pendidikan yang terus berkembang, MTS Muhammadiyah Sukarame membuktikan komitmennya dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang beragam dan kreatif bagi siswa-siswinya. Salah satu bentuk inovatif dari pendekatan pembelajaran tersebut adalah kegiatan Market Day yang baru-baru ini dilaksanakan di lapangan MTs Muhammadiyah Sukarame.

Market Day diadakan sebagai bagian dari pembelajaran ekonomi kreatif, yang bertujuan untuk memberikan siswa-siswi kelas IX pengalaman praktis dalam berbagai aspek ekonomi. Kegiatan ini juga dirancang untuk mengasah keterampilan kewirausahaan dan kreativitas siswa-siswi dalam membuat produk serta menjualnya. Adapun peserta pelaku market day ini adalah seluruh siswa-siswi kelas IX dan pembelinya berasal dari seluruh warga madrasah mulai dari siswa-siswi, guru maupun staff MTs Muhammadiya Sukarame. Bahkan, ibu Kepala Madrasah Ibu Hevi Hellen Sofia, S.Pd.I turut serta berpartisipasi sebagai pembeli dalam kegiatan ini.

Market Day memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka dan mengubahnya menjadi produk yang dapat dijual. Proses ini melibatkan berbagai tahapan, seperti perencanaan, produksi, pemasaran, hingga penjualan. Dengan demikian, siswa-siswi tidak hanya belajar teori ekonomi, tetapi mereka juga terlibat secara langsung dalam praktik kewirausahaan.

Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Fitri Nurlita, S.Pd selaku guru pengampu mata pelajaran IPS. ” anak-anak diminta untuk menciptakan sebuah produk yg mengandung unsur kreativitas di dalam produk tersebut, kemudian setelah mereka buat mereka diminta untuk menjual nya.” Ungkapnya. Kemudian Fitri juga menyampaikan mengenai produk yang ditentukan yaitu makanan. “Sebenrnya ada 10 bidang ekonomi kreatif, tetapi cari yang paling mudah dan paling simple jadi bidang yang diambil adalah kuliner.” Lanjutnya.

Market Day di MTS Muhammadiyah Sukarame bukan hanya sebuah kegiatan biasa, tetapi merupakan perwujudan dari komitmen sekolah dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang nyata dan bermanfaat bagi siswa-siswi. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya belajar ekonomi kreatif, tetapi juga mengembangkan keterampilan kewirausahaan, teamwork, dan tanggung jawab, yang akan membantu mereka dalam menghadapi tantangan di masa depan. (IT Muhisa/NRL)