Bandar Lampung (Muhisa)- Ekstrakurikuler futsal MTs Muhammadiyah Sukarame mengadakan kegiatan sparing bersama SMP 31 Bandar Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan komplek Pendidikan Muhammadiyah Sukarame, Senin (20/02).

Kedua tim terlihat antusias dalam bertanding, terbukti dengan banyaknya serangan dari kedua tim dari awal hingga akhir permainan. Melalui kegiatan sparing futsal tersebut siswa dapat menumbuhkan tali persahabatan lewat sparing, menjadikan tubuh menjadi sehat dan kuat, dan dapat menguji jantung bagi para pemainnya agar berdampak sehat. Olahraga yang berjalan kurang lebih dari satu jam dapat menghasilkan pertandingan yang seru, teriakan serta tepuk tangan mengiringi pertandingan tersebut.

Kedua sekolah tersebut mengadakan pertandingan sparing futsal dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan menjalin kerjasama yang baik serta mempererat persahabatan antar sekolah.

“Dalam kegiatan kali ini semua berjalan lancar tanpa ada kendala, dan alhamdulillah sehat tanpa ada yang cedera,” ujar Salman, salah satu pemain futsal dari MTs Muhammadiyah Sukarame. Hal tersebut terbukti dari persiapan dan pemanasan dari kedua tim yang dilakukan dengan baik.

Rico Yulianto, S.Pd, pelatih ekskul futsal Muhisa F.C juga menambahkan, yang terpenting dalam kegiatan ini bukanlah hasil pertandingan dan tidak mementingkan kemenangan namun lebih menekankan nilai kebersamaan, kekeluargaan dan semangat sportivitas. pertandingan sparing futsal antar sekolah tersebut bertujuan untuk menjalin kerjasama yang baik dan mempererat tali persahabatan yang sudah terbina serta dalam rangka penyegaran jasmani maupun rohani.

Lebih lanjut Rico menambahkan hasil pertandingan bukanlah yang utama. “Namun suatu makna yang telah dicapai yaitu kesehatan jasmani, semangat dan kebersamaan antar dua tim,” ucapnya.

Salah satu anggota tim futsal SMP 31 Bandar Lampung, Juwar  mengungkapkan rasa senangnya dapat diterima dengan baik di Muhisa dan berharap bisa sparing lagi. “Kami senang dapat sparing bersama Muhisa F.C dan dapat menambah wawasan yang tak ternilai harganya,” ucanya.

(Kontributor/IPM Ranting Muhisa)